Ciri-Ciri Gereja Gereja yang Benar

Ciri-ciri Gereja yang Benar

“Gereja bukanlah gedungnya, dan bukan pula menaranya, bukalah
pintunya, lihat di dalamnya, gereja adalah orangnya”,
Ya, ini adalah syair yang kerap dilantunkan anak-anak di sekolah
minggu. Yang berarti bahwa gereja bukan semata-mata gedung atau
tempat, tetapi orang-orang Kristen itu sendiri. Sekumpulan orang
Kristen yang mengadakan persekutuan, juga disebut gereja.
Sekarang, ada begitu banyak kumpulan orang Kristen yang mengadakan
persekutuan. Lazimnya, persekutuan ini didasari oleh kesamaan
penafsiran atau interpretasi terhadap doktrin yang terkandung di dalam
Alkitab. Menurut data Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI),
ada 86 aliran gereja yang tercatat sebagai anggota PGI. Ini belum
termasuk jumlah gereja yang tergabung dalam Persekutuan Injili
Indonesia (PII).
Dengan begitu banyaknya gereja yang ada di Indonesia, tentu
memudahkan seorang yang baru menjadi Kristen untuk mencari tempat di
mana ia dapat bertumbuh dan melayani.

Berikut beberapa ciri gereja yang benar:
Gereja yang benar akan berfokus pada salib Kristus, di mana segala
kegiatan dan kepercayaan (termasuk dalam pengajarannya) akan berpusat
pada salib Kristus, ini karena salib adalah inti dari pemberitaan
Injil.

Gereja yang benar akan menekankan pada kekudusan. Memang, tidak ada
manusia yang tidak pernah berbuat dosa. Tapi, bagi orang percaya yang
sudah bertobat, segala kesalahannya akan diampuni melalui anugerah
Tuhan.

Kesatuan. Gereja juga adalah tubuh Kristus, di mana ini berarti bahwa
anggota gereja harus saling menguatkan dan melayani satu sama lain.
Ini muskil terjadi tanpa ada persektuan di antara sesama orang
percaya.
Adanya orang yang lahir baru.

Sebetulnya, gereja yang memiliki anggota jemaat dalam jumlah besar,
tidak identik dengan gereja yang benar. Ini bisa terjadi jika jemaat
yang dimaksud belum mengalami pertobatan alias lahir baru. Sebaiknya,
sebuah gereja dengan jumlah jemaat yang minim, tapi sudah mengalami
lahir baru, bisa jadi dibenarkan di hadapan Tuhan.

Gereja yang benar juga memiliki kepedulian antara satu sama lain.
Seperti gereja mula-mula di mana jemaatnya saling membagikan harta
kepunyaan mereka.
Hidup dalam keharmonisan. Artinya, setiap jemaat gereja bisa hidup
damai meski sejatinya masing-masing memiliki perbedaan.

Mudahnya, ciri-ciri gereja yang benar bisa dilihat dari buahnya. Atau
dengan kata lain, perilaku dari anggota gereja itu sendiri. Ini bisa
tampak saat jemaat gereja terlihat konflik dengan sesama anggota
jemaat. Apakah mereka saling mengampuni, saling mengakui kesalahan
masing-masing, atau malahan mempertajam konflik?

Gereja yang benar tidak akan menghakimi gereja lain yang berbeda – di
dalam metode penyembahan misalnya sebagai gereja sesat. Malahan,
mereka akan mengakui bahwa sebagai gereja yang terdiri dari
orang-orang bisa juga memiliki kekurangan dan keterbatasan.
Justru, perbedaan antar gereja dimaksudkan untuk saling melengkapi
sebagaimana fungsi organ tubuh yang berlainan.

Barusan aja dapet dari mailing list. Bener2 menjadi pelajaran yang baik untuk kita semua untuk mengenal gereja yang kita tempati sekarang.

I’m Bored~
Wiermansa

7 Responses to Ciri-Ciri Gereja Gereja yang Benar

  1. Mike says:

    Just passing by.Btw, you website have great content!

    _________________________________
    Making Money $150 An Hour

  2. leea says:

    hey.. lumayan keren nih isi blog lu.^_^

  3. Ulasan yang bagus, thank’s !

    Kalau ciri-ciri seorang Kristen yang benar ( dewasa ) , mari baca di blog saya .

    Salam untuk semua !

  4. Sumarna Doloks says:

    Gereja yang benar adalah gereja yang menuruti, melakukan, apa yang sesuai dengan ajaran Alkitab, Mis; Sabat = Beristirahat dari segala aktivitas duniawi ; Hari Ketujuh (Kamus Besar Bahasa Indonesia = Sabtu), ; Beristirahat = dari Labour, (Kejadian 2:1-3), Keluaran 20:8-11, ; Lukas 4:16,
    NB: 1 Yohanes 2:3-4.

    kemudian Bersaksi tentang tentang kematian, kebangkitan serta kedatangan (secara Tubuh yang Mulia beserta Bala tentara Surga) kepada seluruh dunia.
    kesimp: Jadi, gereja yang benar bukan sekedar kasih kepada sesama manusia saja, harus juga Kasih kepada Allah dengan segenap hati, jiwa, segenap pikiran dan KEKUATAN (action). Tq

    • Sumarna Doloks says:

      Markus 2:27 : Hari Sabat diberikan kepada manusia… berarti yang menerima Sabat (hari Ketujuh = Sabtu, Al Baqara 65,66 dialah manusia, jika tidak… ya selain manusia di bumi…

  5. En Hui says:

    setiap pribadi ingin dekat dgn Penciptanya.
    Ia yg membentuk kita,maha Pencipta yg sempurna.
    keadaan yg merubah bentuk ciptaannya menjd tdk Sempurna.
    Ia merentangkan tanganNya yg lebar dan menyuruh setiap anak2nya kembali ke padaNYA..
    AKU MENGASIHImu…..org yg berbeban berat,terluka,dan terhina…
    BersamaKU engkau aman,damai sejahtera…..
    Setiap org BERDOSA…,AKU ingin memperbaharu kamu menjadi ciptaan Baru………..
    Ciptaan yang sempurna………………………………………………………

  6. sdenxsirbobz zx says:

    apakah perbezaan gereja rc dan gerja yg lain????

    knapa kristen perlu ada bnyk jenis gereja..dan cara..kpercayaan berbeza??

    harap balas msg ni..untuk pngetahuan smua..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: